Pengawetan makanan

10 Teknik Pengawetan Makanan Yang Sudah Terkenal Dari Dahulu 

Restoran di seluruh dunia menggunakan berbagai teknik untuk mengawetkan makanan tergantung pada faktor-faktor seperti bahan, iklim, rasa yang dibutuhkan, dan masih banyak lagi.

Nenek moyang kita telah menggunakan berbagai teknik pengawetan seperti pengalengan, pengeringan, pengawetan, dan banyak lagi, yang masih digunakan di dunia modern saat ini. Mari kita intip 10 teknik pengawetan makanan terbaik mulai dari metode kuno hingga pengawetan makanan modern.

  • Teknik kuno

Ada berbagai teknik kuno yang masih berguna di dunia saat ini. Pengawetan makanan zaman dulu paling sering menggunakan garam, minyak, gula di antara banyak bahan dasar pengawetan lainnya. Sering juga dikatakan bahwa metode ini mengawetkan makanan lebih lama dibandingkan dengan teknik saat ini.

  • Pengeringan 

Pengeringan adalah teknik yang dilakukan dari zaman kuno sampai sekarang dan ini melibatkan menghilangkan kelembaban dari makanan sampai tidak ada cukup kelembaban untuk membiakkan mikroba. Hal ini banyak dilakukan untuk mengawetkan sayuran, buah-buahan, daging tertentu dan banyak lagi. Itu bisa dilakukan dengan berbagai cara mulai dari yang sederhana sampai dengan menggunakan alat berat.

  • Fermentasi

Metode ini melibatkan produksi ‘bakteri baik’ untuk menghambat ‘bakteri jahat’ berkembang biak. Fermentasi biasanya dilakukan pada buah-buahan (seperti anggur untuk menghasilkan anggur), daging (seperti sosis yang diawetkan, produk susu (seperti pembuatan yoghurt). Meskipun metodenya tampak mudah, ini melibatkan perhatian pada tingkat yang berbeda untuk produk yang berbeda.

  • Pengawetan

Pengawetan melibatkan perendaman daging, sayuran, atau buah-buahan dan sejenisnya dalam larutan yang terbuat dari minyak, garam, asam dan masih banyak lagi.

Pengawetan bisa membosankan karena melibatkan pembuatan larutan dalam konsentrasi yang tepat serta perawatan produk yang baik sekali itu acar. Metode ini biasanya dikombinasikan dengan metode lain seperti fermentasi, pengalengan, atau pendinginan karena pengawetan saja mungkin tidak berhasil.

  • Pengasinan kering

Metode ini melibatkan menutupi makanan dengan konsentrasi garam yang sangat tinggi. Cara ini merupakan salah satu bentuk pengawetan makanan paling awal dan juga dianggap lebih enak dan segar jika dibandingkan dengan pengalengan. Sayuran asin dan daging banyak digunakan selama

  • Penyimpanan ke- 20

Metode ini juga merupakan salah satu bentuk pengawetan paling awal dimana makanan disimpan dalam kondisi tertentu seperti kelembaban tinggi dan ruang yang dikendalikan cahaya. Banyak biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, dll. Telah disimpan dengan cara ini di seluruh dunia. Ini juga salah satu metode pengawetan termudah.

Meskipun ada banyak teknik kuno yang digunakan dalam pengawetan makanan, hotel saat ini lebih memilih teknik modern dan lebih mudah.

  • Pendinginan dan pembekuan

Ini yang paling umum digunakan di antara 10 teknik pengawetan makanan teratas. Pendinginan membantu memperlambat proses perkembangbiakan bakteri sementara pembekuan membantu dalam sepenuhnya membatalkan proses tersebut. Hampir semua jenis makanan dibekukan kecuali buah-buahan, kecuali untuk persyaratan atau resep tertentu.

  • Pengeringan beku

Pengeringan beku jauh lebih intens daripada pembekuan normal dan tidak mempengaruhi rasa seperti itu. Teknik ini membantu menghilangkan kelembaban sepenuhnya dari makanan dengan mengubahnya menjadi es terlebih dahulu dan kemudian menjadi uap. Ini banyak digunakan dalam pembuatan kopi instan.

  • Air berkarbonasi

Cara ini biasanya digunakan untuk pengawetan minuman berkarbonasi, seperti namanya. Air berkarbonasi tidak lain adalah karbon dioksida yang terlarut dalam air di bawah tekanan. Oksigen dihilangkan seluruhnya dari air sehingga tidak ada pertumbuhan mikroba yang didorong.

  • Pengawetan makanan kimiawi

Ini adalah metode pengawetan makanan yang paling umum dan juga dianggap tidak sehat sampai batas tertentu. Padahal, cara ini banyak dilakukan karena jauh lebih ekonomis dan juga membantu mengawetkan makanan lebih lama. Bahan kimia yang diawetkan baik menghilangkan atau memperlambat aktivitas atau fungsi bakteri sebagai antioksidan.

  • Iradiasi makanan

Ini adalah salah satu metode terbaru pengawetan makanan dan menggunakan radiasi gamma untuk membunuh bakteri. Makanan dalam kemasan biasanya dipancarkan nuklir dan kemudian ditutup rapat kedap udara. Namun, metode ini tidak banyak dilakukan karena biayanya yang mahal.

Meskipun metode pengawetan baru muncul, sangat sedikit negara yang mengadopsinya. India, secara khusus, masih menggunakan metode pengawetan konvensional.